Jadi, pelajaran hidup yang kita dapatkan dari buku dan kelas adalah lebih dari sekadar informasi dan pengetahuan. Mereka adalah pondasi yang membentuk karakter kita, membantu kita menjadi individu yang lebih baik, dan mempersiapkan kita untuk menghadapi dunia di luar sana.
Pertama-tama dan yang paling utama, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah yang maha kuasa. Karena berkat hidayah dan petunjuknya sehingga kita dapat berkumpul dalam acara perpisahan ini.
Tidak terasa bahwa sudah three tahun lamanya kami bersekolah di sini. Tentunya terdapat berbagai kesan yang telah kami lalui bersama-sama.
Perpisahan adalah momen yang dapat menimbulkan kesedihan. Akan ada situasi yang membuat orang harus berpisah dengan tempat, kerabat, atau barang yang dicintai. Salah satunya adalah berpisah dengan tempat kerja.
Sonora.ID - Perpisahan kelas six adalah momen penting yang mengharukan karena pada momen ini siswa yang duduk di jenjang akhir Sekolah Dasar (SD) tersebut harus masuk ke jenjang baru dalam pendidikan dan ada kemungkinan untuk berpisah dengan teman-temannya.
Orang tua, kalian adalah Expert pertama kami, pelindung pertama kami, dan pemandu pertama kami dalam dunia ini. Dari saat kami pertama kali membuka mata kami, kalian telah memberikan kami kasih sayang yang tak terbatas, perawatan yang tulus, dan nasihat yang berharga. Kalian adalah orang-orang pertama yang memberi kami cinta dan memberi kami pegangan dalam hidup ini.
Saat kita memiliki tekad yang kuat, kita siap menghadapi setiap tantangan yang datang. Kita tahu bahwa tidak ada yang mudah dalam mencapai impian besar. Tetapi tekad yang kuat membuat kita tetap berpegang pada visi kita, meskipun perjalanan terasa sulit.
Jika selama ini ada kenangan manis,mari kita ukir di lubuk hati kita masing-masing untuk menjadi kenangan terindah yang bisa kita kenang selama-lamanya, namun bapak menyadari sebagai manusia biasa yang tidak luput dari salah dan dosa, mungkin banyak kenangan buruk yang masih terpendam dalam hati bapak ibu Expert dan anak-anaku sekalian.
Metode selanjutnya ialah metode ekstemporar (catatan kecil). Metode ini lebih mirip dengan metode manuskrip/membaca. Akan tetapi pada metode ini, sang pembicara hanya membawa catatan kecil dari materi yang akan ia sampaikan bahasa mudahnya kerangkara materi.
Monggo ucap syukur dhumateng ngarsanipun Allah SWT, saenggo kita sedaya diparingi kesehatan lan saged makempal kanthi pinaringan karaharjan.
Kula lan rencang-rencang naming saged memuji lan donga. Mugi-mugi amal lan kesaenan Bapak Ibu Guru pikantuk pinwales saking Gusti Allah SWT, saha tansah pinaringan kasarasan, kawilujengan lan ketentreman saengga saged nggulawentah dhateng adhik-adhik sedaya ngantos dumugi lulus kanthi biji ingkang sae-sae.
Saat kami memasuki ruang kelas pertama kami di tahun one, kami adalah anak-anak kecil yang penuh semangat dan rasa ingin tahu. Kami datang ke sini dengan ransel yang besar dan mata penuh dengan mimpi.
Bahkan pidato ini juga sering digunakan sebagai sarana menasehati, menegur, atau memberikan sebuah perintah. Karena digunakan dalam acara pidato perpisahan singkat resmi, pidato harus disampaikan dengan menggunakan bahasa baku dan sopan.
Tentu saja para guru yang selama tiga tahun telah mendidik kami, serta mengembangkan potensi kami, sering mengalami kekecewaan oleh karena sikap kami. Tetapi, para guru tetap sabar dan tidak mengenal lelah terus mendidik kami, maka sekali lagi saya mengucapkan terima kasih.